Do It Through Your Heart

December 19, 2011

Saat ini saya masih menjadi pegawai di tempat saya bekerja. Memang pada awalnya saya kurang nyaman dengan sistem kerja dan regulasi yang ada, lambat laun eh tetep gag nyaman,hehehe. Sempat terpikir saat itu buat mengundurkan diri, ya alasannya memang berbagai macam, dari yang suda disebutkan di atas ditambah lagi keinginan pribadi untuk memulai usaha sendiri. Agak random ya kedengarannya :D

Tapi siapa yang akan bertanggung jawab untuk hidup saya kelak kalau bukan dari diri sendiri. Dengan bermodalkan nekad, akhirnya saya mulai bicara 'empat mata' dengan manajer saya yang sudah saya anggap sebagai kakak sendiri. Seperti yang sudah saya duga. Saya gag boleh keluar. Kemudian beliau memberi saya waktu 2 minggu untuk memikirkan lagi keputusan saya.





Sebelumnya memang saya sudah banyak meminta saran dari beberapa rekan, relasi, orangtua bahkan pacar. Ujung-ujungnya jawaban ada pada diri sendiri. Untung saya gag ambil voting waktu itu,hehhe... Ya, saya bulatkan tekad dan mencoba ambil resiko yang ada.  Saya mantap mengundurkan diri dari kantor di tempat saya bekerja sekarang ini.

Ada pendapat teman saya yang terus-terusan 'menghantui' pikiran saya. Akhir-akhir ini saya memang sering menceritakan segala hal yang terjadi, terutama masalah pekerjaan. Secara visi misi kita memang bisa dibilang hampir sama. Tapi saya belum pernah mendengar pendapat yang menyiratkan,

"...do it through your heart, there is nobody that know what you want. Our life is undefinite, so dont waste your time a lot to think something that uncertain..."


Ah iya, hidup saya tidak terpaku pada kantor itu saja, sekalipun saya dekat dengan manajer saya tapi dia juga tidak akan menjamin bagaimana saya di kemudian hari di kantor itu. Saya punya banyak mimpi, saya masih ingin sekolah lagi, saya juga masih ingin punya usaha sendiri, saya tidak mau buang waktu untuk pekerjaan yang tidak saya kerjakan dengan hati.

Jadi untuk semua keputusan yang telah saya ambil, saya terima resiko itu, karena saya yang menjamin hidup saya besok,betul kan?




*Big hug to my bff Utami Yudiastuti

You Might Also Like

0 comments

Subscribe